“Membimbing siswa senang berinteraksi dengan Al Qur’an” merupakan misi sekolah nomer 3 di SDIT Al Uswah Surabaya. Sebagai sekolah islam terpadu, pembelajaran Al Qur’an termasuk program unggulan di sekolah. Selain siswa dituntut untuk mampu menghafal Al Qur’an minimal 3 juz setelah lulus jenjang SD, siswa juga dibekali sertifikasi tahsin dari lembaga UMMI Foundation, dan pelajaran bahasa Arab.

Khusus untuk pelajaran bahasa Arab, mulai jenjang kelas 4, siswa akan bertemu dengan Ustadzah Fita Amidanal Hikmah, S.Th.I sebagai guru bahasa arab mereka. Beliau berkesempatan membagikan Metode Belajar Surah Pendek Al Qur’an yang dimuat di koran nasional Jawa Pos pada hari Rabu, 9 Agustus 2017. Sebagai guru bahasa Arab, Ustadzah Fita memiliki ciri khas sendiri dalam mempermudah siswa untuk tidak sekedar menghafal kosakata sehari-hari dan percakapan. Ada juga pemahaman kandungan surah-surah pendek Al Qur’an melalui metode komik.

Dalam wawancaranya, Ustadzah Fita menyampaikan bahwa menciptakan metode pembelajaran lebih utama daripada materi itu sendiri. Beliau meyakini, bila guru memiliki semangat maka semangat itu akan menular ke anak didiknya. Tujuan metode komik ini antara lain:

  1. Memahami makna Al Qur’an
  2. Menambah kekhusyukan shalat
  3. Memahami kitab-kitab dalam bahasa Arab

Semoga kami dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pembelajaran di SDIT Al Uswah Surabaya, tidak ada yang tidak belajar disini, setiap gurupun dituntut untuk senantiasa meng-uprade ilmu demi tercapainya visi kami yaitu, “Mencetak Generasi Rabbani yang Intelek dan Kreatif”

Amiin Allahuma Amiin..

 

 

Leave a Comment